Header Ads

Petilasan Berumur Ratusan Tahun, Makam Ki Hajar Sampoerna

Jika anda melewati kota Salatiga, jangan lupa untuk menyempatkan mampir sejenak berjalan-jalan di Salatiga. Kota kecil namun tergolong sebagai kota tertua di Indonesia.
Selain memiliki banyak jajanan kuliner khas, Salatiga juga memiliki daya tarik wisata yang lain, salah satunya wisata religi di makam Eyang Ki Hajar Sampoerno.

Petilasan Berumur Ratusan Tahun, Makam Ki Hajar Sampoerna Salatiga


Terletak di dusun Sugihwaras, Kel Randuacir, Salatiga, dekat dengan perbatasan Kab. Semarang.
Warga Salatiga sendiri mungkin tidak banyak yang tau mengenai keberadaan makam petilasan ini.
Kecuali masyarakat sekitar, dan para peziarah yang kebanyakan berasal dari luar kota.

Untuk menuju lokasi tidak terlalu sulit. Dari jalan raya Solo - Semarang, tepatnya di daerah Jagalan (terminal Pos Tingkir), masuk ke gang kampung yang terdapat plang arah ke Pertapaan Gedono, kira-kira 2 km dari jalan raya. Setelah melewati dusun Pamot, maka akan sampai di dusun Sugihwaras.


Makam Ki Hadjar Sampoerno sudah ada diperkirakan 400 tahun yang lalu yang sesungguhnya beliau bernama Ki Gede Sumiran.

Eyang Karto sang juru kunci menuturkan bahwa tiap malam 1 suro masyarakat setempat dan para peziarah selalu mengadakan sesajen tumpengan, pagelaran wayang kulit semalam suntuk dan hibuan musik dangdut.

Pertunjukan wayang 1 suro di dusun Sugihwaras, Randuacir

Selain sesajian tumpeng, masyarakat juga mempersembahkan kembang setaman, candu, kembang kantil, kembang kenongo.
Tumpeng terdiri dari beberapa macam, yaitu tumpeng gede, tumpeng rasul, ambeng asahan, tumpeng seger, nasi golong 2 tempat yang berisi jajan pasar.

Warga antusias menikmati pertunjukan wayang

Makam Ki Hajar Sampurno selalu ramai peziarah terutama pada malam Jumat Kliwon. Peziarah banyak berasal dari berbagai kota, seperti Blora, Rembang, dan kota lain.
Peziarah biasanya bermaksud minta kesembuhan penyakit, usaha bisnis, memohon keselamatan dan kesejahteraan hidup rumah tangganya.

Sumber referensi :
1. http://beriman-hati.blogspot.com/2007/01/petilasan-ki-hajar-sampurna.html?m=1
2. Staf Kelurahan setempat.

No comments