Header Ads

Belajar dari Semangat Hidup pak Kus, Bapak Pencari Ikan di Rawa Pening

Suatu kali saya diajak teman untuk mencari ikan dan berkunjung ke sebuah branjang di tengah rawa. Sekaligus untuk merefresh pikiran dengan menikmati panorama rawa Pening. Pak Kus, bapak yang tinggal tidak jauh di tepi rawa, sudah lama menggantungkan hidupnya dari mencari ikan di tengah rawa.
Pak Kus juga lah yang membuat branjang untuk teman saya. Beliau sangat ramah dan sederhana.
Dengan perahu "gethek" (sampan), kami menuju branjang milik pak Kus di tengah rawa.

Pak Kus menaiki perahu menuju Branjang


Saya duduk dan menikmati pemandangan indah gunung-gunung yang ada di sekeliling, pemandangannya benar-benar membuat saya enggan beranjak.
Sambil menikmati panorama, saya berbincang dengan pak Kus. Saya kagum akan semangat hidup beliau, bapak 2 orang putri ini bekerja keras demi pendidikan anak-anaknya sampai ke perguruan tinggi. Putri pertama pak Kus sekarang sudah berhasil lulus menyelesaikan kuliahnya.

Menarik jaring branjang

Dahulu pak Kus memiliki 5 branjang, namun beberapa telah dijual, salah 1 nya dibeli oleh teman saya. Sampai sekarang bahkan beliaulah yang menjaga dan memelihara branjang teman saya. (Baca juga : Sensasi Mbranjang di Rawa Pening)

Bagi pak Kus, mencari ikan adalah satu-satunya sumber penghasilan beliau. Terkadang tangkapan ikan yang diperoleh tidak seberapa, jika dibanding keringatnya yang bekerja dari pagi sampai sore. Namun, pak Kus tidak pernah mengeluh, "rejeki sampun enten sing ngatur mas, hehehe...", (artinya : rejeki sudah ada yang mengatur mas...), begitu katanya sambil tertawa. Tidak ada raut mengeluh pada wajahnya.
Dalam hati saya berkata, "terkadang saya saja masih gampang mengeluh dengan pekerjaan saya, padahal belum ada apa-apanya bila dibandingkan kerja keras beliau".

Dari sini saya belajar tentang kegigihan dan kerja keras. Manusia hanya perlu berusaha, rejeki pasti Tuhan sediakan.
Tangan Tuhan tak kurang panjang untuk menolong orang yang berusaha dan berdoa hanya kepada-Nya.

Lihat videonyaVideo "mbranjang" di Rawa Pening

No comments