Header Ads

10 Puncak Gunung dengan Pemandangan Danau Menawan

Indonesia memiliki kekayaan yang begitu beragam. Selain kaya akan sumber daya alam, juga kaya akan keindahan alamnya. Tidak hanya pendaki dari wilayah Nusantara saja, pendaki-pendaki mancanegara pun tertarik menjelajahi keindahan puncak gunung-gunung di Indonesia.
Selain pemandangan daratan yang sangat luas yang bisa dilihat dari puncak, beberapa gunung di Indonesia juga memiliki keistimewaan karena keindahan danau kaldera dan telaganya yang sangat eksotis di atas puncaknya.

Danau Segara Anak gunung Rinjani
(Foto : ig @overtheraincloud)



Berikut gunung dengan pemandangan danau nan cantik di puncaknya :

1. Gunung Prau dan Sikunir Jawa Tengah
Berada di kawasan dataran tinggi Dieng Kab. Wonosobo Jawa Tengah, berdampingan dengan gunung Sindoro dan gunung Sumbing. Gunung Prau yang memiliki keistimewaan sebagai surga bagi pecinta fotografi yang ingin berburu golden sunrise. Dari puncak gunung Prau mata akan dimanjakan pemandangan keindahan danau Telaga Warna.

Gunung Prau dengan Telaga Warna

Tidak jauh dari gunung Prau, terdapat gunung Sikunir berketinggian kurang lebih 2.300 mdpl. Gunung Sikunir juga memiliki keistimewaan karena dari puncaknya bisa menikmati pemandangan telaga Cebong yang cantik. Gunung Sikunir pun sama-sama memiliki Golden Sunrise yang super cubby dan cocok bagi yang ingin berburu sunrise.
Untuk mencapai puncak bukit Sikunir membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit.
Sedangkan waktu menuju puncak gunung Prau kurang lebih 3-4 jam dengan berjalan kaki.

Gunung Sikunir dengan pesona Telaga Cebong
Gambar : panduanwisatadieng.blogspot..com

2. Gunung Ijen, Jawa Timur
Gunung Ijen, berada di perbatasan Kab. Banyuwangi dan Kab. Bondowoso, Jawa Timur. Gunung dengan ketinggian 2.443 mdpl ini tergolong gunung yang masih aktif, yang tercatat pernah meletus pada tahun 1999. Pemandangan yang luar bisa adalah danau kawah Ijen yang tampak berwarna biru. Kawah Ijen berada pada tengah-tengah kaldera/danau ini pada kedalaman 200 meter. 
Letak gunung Ijen berdekatan dengan Gunung Raung yang memiliki pendakian dengan tingkat kesulitan sangat menantang.
Jalan pendakian ke gunung Ijen terbilang tidaklah sulit, dan didominasi dengan pasir.  Sunrise yang indah pun menanti bagi yang ingin berburu matahari terbit.


Pemandangan dari atas Gunung Ijen
Gambar : kompas.com


3. Gunung Kelimutu, Nusa Tenggara Timur
Berada di Kab. Ende pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, dengan ketinggian 1.639 mdpl. Termasuk gunung berapi yang memiliki danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan danau Tiga Warna, atau lebih sering disebut danau Kelimutu. Penduduk sekitar percaya bahwa danau kawah tersebut merupakan tempat berkumpulnya  jiwa orang-orang yang telah meninggal. Pada saat danau Kelimutu berubah warna, penduduk setempat melakukan ritual sesajen bagi arwah-arwah yang telah meninggal.
Pendakian tergolong mudah dengan medan landai.

Danau Tiga Warna gunung Kelimutu
Gambar : indonesia.tripcanvas.co

4. Gunung Ambang, Sulawesi utara
Gunung Ambang merupakan gunung api dengan ketinggian 1.689 mdpl, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara. Namun walaupun tergolong tidak tinggi, pendakian ke gunung ini terbilang tidak mudah. Pendaki yang menuju puncak gunung Ambang harus hati-hati dan memahami jalur pendakian dengan benar. Namun setelah sampai ke puncak, akan terbayar dengan pemandangan keindahan danau Mooat.

Gunung Ambang dengan danau Mooat
Gambar : Instagram @qobulpamuji

Menikmati danau Mooat lebih dekat
Gambar : wisatasulawesi.com

5. Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat
Gunung ini termasuk gunung yang populer karena merupakan gunung berapi stratovolcano yang berada di pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Gunung Tambora pernah menjadi gunung tertinggi di Indonesia dengan ketinggian kurang lebih 4.300 mdpl, namun sekarang ketinggian gunung tersebut tersisa hanya 2.851 mdpl akibat letusan dahsyat yang pernah terjadi. Tercatat gunung Tambora memiliki sejarah letusan sangat dahsyat pada tahun 1815 dengan korban jiwa mencapai 71.000 jiwa meninggal. Letusan bahkan dirasakan dampaknya sampai ke Pulau Sumatera dan ke wilayah Singapura.

Di atas puncak, pemandangan kaldera yang indah di kawah puncak akan memanjakan mata. Pendakian ke gunung Tambora diperkirakan memakan waktu kurang lebih 5-6 jam.
Pemandangan kaldera dari puncak Tambora
Gambar : iklisanggar.blogspot.com
Kaldera gunung Tambora lebih dekat
Gambar : travel.detik.com

6. Gunung Singgalang, Sumatera Barat
Gunung yang tergolong sudah tidak aktif ini berada di kota Padang Panjang, Sumatera Barat. Pemandangan memukau di puncaknya adalah kecantikan Telaga Dewi yang merupakan bekas kawah gunung Singgalang. Gunung dengan ketinggian 2.877 mdpl ini memiliki waktu tempuh pendakian kurang lebih 6 jam perjalanan. Untuk mencapai puncak ada 3 jalur pendakian, yaitu Koto Baru, jalur Toboh dan Jalur Balingka. Letak gunung Singgalang berdekatan dengan gunung Marapi yang juga menawarkan panorama yang tak kalah indah. Perjalanan melelahkan ke puncak akan terbayar dengan keindahan Telaga Dewi gunung Singgalang.

Telaga Dewi di gunung Singgalang
Gambar : kaskus.co.id

7. Gunung Talamau, Sumatera Barat
Tidak jauh dari Gunung Singgalang, masih ada lagi gunung yang memiliki panorama danau di puncaknya, Gunung Talamau. Sama dengan gunung Singgalang, gunung ini juga tergolong sebagai gunung yang tidak aktif. Gunung yang berada di Kab. Pasaman Barat Sumatera Barat ini memiliki telaga yang berada pada ketinggian 2.750 mdpl.
Dari atas gunung Talamau pendaki akan disajikan indahnya Telaga Puti Sangka Bulan dari puncak tertinggi Tri Martha ketinggian 2.982 mdpl.
Gunung Talamau dengan telaga Puti Sangka Bulan
Gambar : jutakata.wordpress.com

8. Gunung Talang, Sumatera Barat
Masih berada bersebelahan dengan gunung Singgalang dan gunung Talamau, ada gunung yang tidak kalah indah karena pesona pemandangan telaga yang dilihat dari puncaknya, gunung Talang. Berada di Kab. Solok, Sumatera Barat, gunung ini tergolong gunung masih aktif dengan ketinggian mencapai  2.597 mdpl. Waktu tempuh pendakian sampai ke puncak dari start pendakian kurang lebih 4-5 jam perjalanan.
Pemandangan di puncak benar-benar membuat betah untuk berlama-lama di sana, karena dari atas puncak gunung Talang bisa menyaksikan keindahan danau di atas, danau di bawah, danau Talang, serta danau Singkarak gunung Kerinci.

Pemandangan danau-danau yang terlihat dari puncak gunung Talang
Gambar : sarasahpinang.wordpress.com


9. Gunung Sinabung, Sumatera Utara
Gunung Sinabung sekalipun Gunung ini termasuk jenis gunung api yang sebelumnya sempat berstatus tidak aktif selama kurang lebih 400 tahun. Gunung yang berada di Kab. Karo Sumatera Utara tersebut menjadi sangat akrab di telinga ketika meletus pada tahun 2010 lalu. Gunung dengan ketinggian 2.451 mdpl ini tak henti-hentinya memiliki aktifitas vulkanis hingga sampai awal tahun 2014.
Namun di balik aktifitasnya yang sangat aktif, gunung Sinabung juga memiliki pemandangan danau kawah yang indah di puncaknya, danau Lau Kawar. Tempat ini sangat tepat untuk mendirikan tenda sambil menikmati  indahnya Danau Lau Kawar dan gagahnya gunung Sinabung berdiri di depan mata.

Danau Lau Kawar dari atas gunung Sinabung
Gambar : kompasiana.com

10. Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat
Pasti sudah banyak yang tau dengan gunung yang berada di Nusa Tenggara Barat ini, karena merupakan salah satu gunung terpopuler bagi para pendaki. Diperkirakan pada tahun 2015, jumlah pendaki mencapai 27 ribu orang yang berasal dari sekitar 60 negara, sedangkan pendaki dari Indonesia sendiri mencapai 43 ribu orang.
Gunung Rinjani berada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, berada di ketinggian 3.726 mdpl sebagai gunung tertinggi ketiga setelah Jaya Wijaya di Papua (4.884 mdpl) dan gunung Kerinci di Jambi (3.805 mdpl).
Pemandangan yang sangat indah di puncak adalah danau Segara Anak yang sering menjadi latar belakang foto yang para pendaki ketika mengabadikan moment di puncak. Tak heran pendaki dari dalam maupun luar negeri tertarik dengan Rinjani dengan si Segara Anak-nya.

Danau Segara Anak dari puncak gunung Rinjani
Gambar : travel.detik.com

Tertarik untuk menjelajah keindahan danau di puncak-puncak gunung?
Selamat menjelajah kekayaan Nusantara Indonesia ya guys......

No comments